Konsep Perancangan GIM
Konsep perancangan GIM godot bisa kita ilustrasikan sebagai sebuah rumah.
Rumah(Rumah type x) =>Ruangan(dapur)=>item(sendok, piring)
=> Ruangan 2 (Ruang Tamu) => item(meja tamu, kursi tamu)
Maka konsepnya di dalam Godot
Project => scene 1=> node
=> scne 2=> node
Kita anggap sebuah rumah yang dibangun. dimana di dalam rumah tersebut terdapat beberapa ruangan. Padang masing masing ruangan terdapat item tertentu. Jadi didalam Gim, rumah adalah nama projek, ruangan adalah shene/level gim, item adalah node.
Rumah=Projek
Ruangan =Snene
Item = Node
Project
Di dalam Godot, sebuah project ditandai dengan adanya file khusus bernama project.godot. File ini menyimpan pengaturan global game Anda, seperti resolusi layar, kontrol masukan (input map), dan nama game. Setiap kali Anda membuka Godot dan memilih sebuah game yang sedang dikerjakan, Anda sedang membuka sebuah project.
Scene/Adegan
Sebuah game di Godot pada dasarnya adalah kumpulan scene yang saling dihubungkan. Contoh: Anda bisa membuat scene khusus untuk Menu Utama, scene untuk Level 1, dan scene terpisah untuk Karakter Pemain atau Musuh.
Scene Pemain ini nantinya bisa dimasukkan (di-instance) ke dalam scene Level 1. Jika Anda mengubah sesuatu pada scene Pemain, perubahan itu akan otomatis berlaku di semua tempat pemain tersebut digunakan.
Node
Node memiliki fungsi spesifik. Ada node untuk menampilkan gambar (Sprite2D), node untuk memutar suara (AudioStreamPlayer), node untuk mengatur fisika (RigidBody2D), atau node untuk membuat teks di layar (Label).
Di Godot, node disusun secara hierarki (pohon/tree). Artinya, sebuah node bisa menjadi induk (parent) bagi node lain (child). Contoh sederhana: Karakter pemain (parent) bisa memiliki child berupa gambar sprite, kotak tabrakan (collision shape), dan suara langkah kaki. Jika node utama pemain bergerak, maka semua child-nya akan ikut bergerak bersamaan.
Child & Parent
Dalam pengembangan game menggunakan Godot Engine, konsep Child (Anak) dan Parent (Induk) adalah fondasi utama dari sistem Scene Tree (Pohon Adegan).
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai konsep tersebut:
- Parent (Induk): Adalah node utama atau pengontrol yang berada di tingkat hierarki yang lebih tinggi. Node parent dapat mempengaruhi segala perubahan yang terjadi pada node-node di bawahnya.
- Child (Anak): Adalah node bawahan yang berada di bawah kendali parent. Sebuah node child selalu mengikuti posisi, rotasi, skala, atau status dari parent-nya di dalam ruang 2D atau 3D.
- Sistem Warisan Transformasi (Transform Inheritance): Jika node parent digeser, diputar, atau diubah ukurannya, maka node child yang terikat di dalamnya akan ikut bergerak atau berubah bersama parent-nya secara otomatis.
- Hubungan Jamak: Satu parent dapat memiliki banyak child, namun setiap child biasanya hanya memiliki satu parent langsung dalam satu cabang hierarki.
Contoh Penerapan Nyata: Dalam membuat karakter pemain (Player), Anda bisa menjadikan node Sprite (gambar karakter) dan CollisionShape (area tabrakan) sebagai child dari sebuah node CharacterBody3D sebagai parent. Ketika CharacterBody3D bergerak melintasi viewport, seluruh child (gambar dan tabrakan) akan ikut bergerak secara bersamaan tanpa harus diatur posisinya satu per satu secara terpisah.

0 Komentar